Allah memanggil yang mau rindu dan yakin

Ketagihan Pengen ke Ka’bah Lagi

Islam

Allah memanggil yang mau rindu dan yakin

“Kapan ya saya bisa berdoa di dekat ka’bah”

“Kalau sudah pernah pergi, pengen pergi lagi lihat Ka’bah”

“Saya mau dikirim ke Mekkah pas musim haji, walapun jadi petugas bersih-bersih”

Ini adalah berkah dari Doa Nabi Ibrahim, agar hati manusia cenderang dan cinta Ka’bah

Allah mengetahui hati hamba-Nya, terkadang terlihat sulit secara ekonomi dan waktu tetapi banyak yang bisa pergi haji dengan mudah di dimudahkan oleh Allah

Hendaknya Hati kita juga cinta dan sangat ingin bersimpuh berdoa di dekat kabah

Demikianlah komentar orang-orang yang menunjukkan mereka sangat ingin dan cenderung hati mereka untuk melihat ka’bah dan menunaikan ibadah haji. Hal ini karena memang doa dari nabi Ibrahim ‘alaihissalam. Beliau berdoa,

“Ya Rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Rabb kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia CENDERUNG kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.” (Ibrahim: 37).

Syaikh Abdurrahman As-Sa’di berkata,

“Bahkan setiap kali seorang hamba pergi bolak-balik ke ka’bah maka semakin BERTAMBAH KERINDUANNYA, semakin besar kecintaannya dan kerinduannya. “ (Taisir karimir rahmah, hal. 427)

Fairuz Abadi membawakan tafsir Ibnu Abbas,

“-maka jadikanlah hati sebagian manusia-,yaitu hati sebagian manusia, -cenderung kepada mereka- yaitu rindu dan menginginkan (pergi ke ka’bah/Mekkah) setiap tahun” (Tanwirul Miqbas, hal. 214)

http://muslimafiyah.com/ketagihan-pengen-ke-kabah.html

Penyusun: Raehanul Bahraen

Add Pin BB muslimafiyah.com D16C16B9

Telegram (klik): bit.ly/muslimafiyah


Rindu ini tidak pernah hilang bagi setiap muslim yang pernah ke Makkah dan Madinah. Terlebih bagi teman-teman sejawat yang sudah pernah menjadi petugas kesehatan haji Indonesia, pasti ingin -kalau bisa- setiap tahun menjadi petugas kesehatan haji Indonesia disana.

Banyak keutamaan yang didapat apabila kembali kesana, antara lain pahala shalat nya akan dilipat gandakan.

Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلاَةٌ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ

Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Harom. Shalat di Masjidil Harom lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” (HR. Ahmad 3/343 dan Ibnu Majah no. 1406, dari Jabir bin ‘Abdillah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1173.)

Termasuk sholat di dalam kota Makkah, akan mendapatkan keutamaan yang sama daripada sholat di Indonesia atau ditempat-tempat lain.

Silahkan merujuk pada artikel berikut : https://rumaysho.com/1979-pahala-shalat-di-makkah-100000-kali.html

Semoga kerinduan kita tetap berada dalam hati-hati kita, dan menjadi saksi kelak bahwa kita termasuk umat Islam yang mencintai Sunnah Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam

Madiun, 14 Rabiul Akhir 1439 H

Syaifuddin Zuhri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *