Rencana Bus Shalawat ditambah 3000 buah ditahun 2016 ini

Berita
Kesehatanhaji.com – Armada Bus Shalawat akan ditambah, semoga menambah kenyamanan ibadah haji tahun ini. Penambahan ini seharusnya juga memperhitungkan luas dari Terminal Bus yang disediakan oleh Arab Saudi. Kalau jumlahnya ditambah, namun tidak diimbangi dengan perluasan terminal, maka akan terjadi penumpukan bus dan kemacetan. Namun semoga tahun ini tidak terjadi hal yang demikian. Semua tentu akan dipertimbangkan oleh pihak Naqobah.
*****
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kementerian Agama akan meningkatkan fasilitas transportasi darat untuk haji 2016. Pihaknya berencana akan menambah tiga ribu bus baru.

 

Bus shalawat relatif baru yang selalu ada di setiap rute pemondokan ke Masjidil Haram
Perlu diketahui bahwa bus Shalawat adalah bus yang digunakan oleh jama’ah haji pergi ke Masjidil Haram dari pemondokan. Bus shalawat disediakan untuk jama’ah yang pemondokannya jauh dari Masjidil Haram. Tahun lalu rata-rata bus yang digunakan untuk bus shalawat relatif baru. Kalau nanti jumlah ini ditambah, maka tentu sangat akan mempermudah akses jama’ah dalam beribadah. Puncak kepadatan bus shalawat adalah sebelum dan sesudah shalat wajib di Masjidil Haram.*
Saat berkunjung ke Arab Saudi, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan kepada Naqabah al Aamah li al Sayyarat (Koordinator Transportasi Darat Arab Saudi) Brigjen Ahmad Abdullah Sumbawa, transportasi darat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan ibadah haji.
“Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri dan Staf Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) telah melakukan konsolidasi teknis dengan pihak Naqabah untuk menjamin musim haji 2016 ada peningkatan pelayan transportasi darat jemaah haji Indonesia,” kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama Sri Ilham Lubis dalam siaran pers, Kamis malam (17/03).
Dalam pertemuan bersama Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Abdul Djamil dan Ketua Naqabah Brigjen Ahmad Abdullah Sumbawa sepakat untuk melakukan peningkatan pelayanan transportasi bagi jamaah haji Indonesia. Peningkatan layanan transportasi diantaranya peremajaan bus yang tua dilengkapi dengan penyejuk udara. Mereka juga akan meningkatkan layanan bagasi dan alat pengaman.
Bus tua yang digunakan untuk mengangkut jama’ah haji berpindah kota.
 
Tahun 2015 kemarin, banyak bus antar kota Makkah – Madinah atau sebaliknya yang menggunakan bus tua. Bus-bus itu kebanyakan tidak ber-AC sehingga banyak jama’ah haji yang kepanasan. Ini adalah kabar gembira bagi jama’ah haji yang berangkat tahun ini, semoga semakin menambah kenyamanan ibadah haji.*
“Pihak Naqabah menyatakan komitmennya untuk memperbaiki pelayanan transportasi darat antar kota perhajian tersebut,” ungkap Sri Ilham.
Sri Ilham mengatakan mereka akan membuka rute darat baru dari Bandara KAIA menuju Makkah. Mereka juga akan menambah bus yang melayani rute Makkah ke Masyair pulang pergi dengan menggunakan bus kota.
Musim haji tahun lalu tercatat 27 armada mengalami mogok, penyejuk udara yang tidak berfungsi dan pengemudi yang kurang bersahabat. Ini merupakan bagian dari evaluasi Kementerian Agama.
Rep: Ratna Ajeng Tejomukti / Red: Agung Sasongko
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *