Tes Kesehatan untuk Calon Petugas Kesehatan Haji MCU 2016

Kesehatan Pemeriksaan Rekrutmen
Kesehatanhaji.com – Menjadi petugas kesehatan haji adalah impian bagi setiap tenaga kesehatan muslim di Indonesia, mereka saling berkompetisi untuk bisa menjadi petugas kesehatan haji Indonesia. Untuk menjadi petugas kesehatan haji Indonesia maka syarat yang pertama harus dipenuhi adalah harus sehat dulu, bagaimana ia bisa menjadi petugas kesehatan haji kalau dirinya tidak sehat saat berangkat ke tanah suci untuk bertugas. Oleh karena itu salah satu yang dipersyaratkan oleh Puskeshaji yaitu adanya Medical Check Up bagi setiap calon petugas kesehatan haji yang lanjut ke tahap pemberkasan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 tahun 2013 salah satu persyaratan umum rekrutmen PKHI adalah “Berbadan sehat dan khusus untuk wanita tidak dalam keadaan hamil berdasarkan hasil Medical Check Up“.

Ketentuan Medical Check Up Calon Petugas Kesehatan Haji

Adapun ketentuan Standar Paket Medical Check Up  Calon Petugas Kesehatan Haji Indonesia tahun 2016 adalah sebagai berikut :
  1. ANAMNESA : Riwayat Penyakit Sekarang, Riwayat Penyakit Dahulu, Riwayat Penyakit Keluarga, serta kebiasaan sehari-hari seperti olahraga, merokok, minum alkohol, dan lain-lain
  2. PEMERIKSAAN FISIK : Berat Badan, Tinggi Badan, Vital Sign, Keadaan Umum, Pemeriksaan Head to Toe yaitu Kepala (Mata, THT, Mulut), Leher, Thorax, Abdomen, Ekstremitas, dan pemeriksaan Neurologis.
  3. PENUNJANG : (1) Laboratorium : (a) Hematologi Darah Lengkap (b) Kimia Darah : Lemak darah (Cholesterol, HDL, LDL, dan Trigliseride), Fungsi Ginjal (Ureum, Creatinin dan Asam Urat), Fungsi Hati (SGOT, SGPT), Gula darah Sewaktu. (b) Urine : Urine Lengkap, Tes Kehamilan. (2) Radiologi : Thorax PA. (Hasil bacaan dokter spesialis Radiologi) (3) EKG (khusus untuk calon petugas yang berumur lebih dari 35 tahun). Pada rekrutmen petugas kesehatan haji 2017, EKG wajib bagi semua calon peserta + bacaan dari dokter
  4. PENDUKUNG : Tes kebugaran Pada rekrutmen tahun 2017, tes kebugaran WAJIB DIPERSYARATKAN bukan lagi PENDUKUNG dengan metode tes kebugaran jalan Rockport

Format MCU Calon Petugas Kesehatan Haji

Kebetulan saya diberikan kesempatan untuk menyusun sedikit tentang format MCU yang bisa digunakan sebagai acuan bagi rumah sakit atau puskesmas yang belum mempunyai formulir Medical Check Up untuk Calon Petugas Kesehatan Haji Indonesia. Silahkan Download disini: MCU Calon Petugas Kesehatan Haji v2017

Tips Medical Check Up

Sedikit Tips untuk rekan-rekan calon petugas kesehatan haji sebelum melakukan Medical Check Up terutama untuk pemeriksaan penunjang laboratorium darah : sebaiknya hindari merokok, minum alkohol, mengkonsumsi gorengan, kurangi makanan yang asin-asin, perbanyak minum air dan jangan lupa berpuasa sebelum melakukan pemeriksaan, minimal 6 jam sebelumnya. Tips lain, apabila masih mempunyai penyakit flu, batuk sebaiknya diobati dulu sebelum melakukan Medical Check Up,  agar hasilnya baik. Perbanyak makan buah-buahan dan sayur sayuran, dan yang paling penting jangan lupa berolahraga minimal 2 kali seminggu.
Buah-buahan – merdeka.com
Pengalaman penulis, tes kesehatan ini hanyalah syarat awal, sebelum pemberangkatan nanti, akan ada tes kesehatan ulangan untuk memastikan bahwa calon petugas kesehatan siap dan layak untuk ditugaskan. Pada pemeriksaan kesehatan terakhir nanti, juga akan dilakukan pemberian vaksinasi meningitis (gratis) bagi calon petugas kesehatan yang akan diberangkatkan. Petugas kesehatan haji Indonesia akan ditugaskan selama lebih dari satu bulan di tanah suci, oleh karena itu perlu pemantauan kesehatan secara terus menerus.
Bagi calon petugas kesehatan haji Indonesia yang masih pada tahap rekrutmen, tidak ada salahnya menjaga kesehatan, makan-makanan yang bergizi, istirahat yang cukup dan berolahraga secara teratur.
Medan di kota Makkah dan Madinah sangatlah berat, terutama saat prosesi haji, karena pada beberapa tahun kedepan mulai tahun 2015 kemarin, musim haji akan jatuh pada musim panas dimana suhu bisa mencapai 46-50 derajat Celcius, suhu tersebut hampir sama dengan ketika kita sedang menyalakan api unggun yang besar dan kita berada kurang dari 1 meter.
Belum lagi nanti saat di Mina, perjalanan dari Mina ke Jamarat berjarak sekitar 2-3 km, kalau pulang-pergi berarti total jarak yang ditempuh adalah 5-6 km, bagi petugas yang tidak biasa tentu ini sangat berat. Tugas petugas kesehatan haji saat di Mina bukan hanya beribadah, tetapi juga membantu mencari jama’ah yang hilang, melakukan pelayanan medis, merujuk jama’ah yang membutuhkan rujukan dan lain-lain, saking banyaknya, bisa-bisa petugas kesehatan tidak bisa tidur, jadi harus benar-benar dalam kondisi fit.
Maka dari itu, saya sarankan, bagi yang sedang dalam proses pendaftaran, silahkan dicicil untuk melakukan kegiatan olahraga agar kesehatan dan kebugaran terjaga dan dapat melaksanakan tugas kelak bila ditugaskan sebagai petugas kesehatan haji Indonesia.
Bagi yang ingin berdiskusi, silahkan tinggalkan komentar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *