Dari Irak ke Makkah: Rute Haji Masa Lalu | ihram.co.id

Ahad , 28 January 2018, 09:55 WIB


Gahetna.nl

Perjalanan kafilah rombongan jamaah haji meninggalkan kota Makkah menuju padang Arafah pada tahun 1935.

IHRAM.CO.ID, Kota Taif merupakan titik temu dua rute jamaah haji asal Irak menuju Makkah. Umat Islam menggunakan rute ini 1.277 tahun yang lalu untuk melaksanakan haji dari khalifah hingga pemerintahan Raja Abdul Aziz pendiri Saudi.

Dilansir dari Saudi Gazette, Rute Zubaida sejauh 1.500 kilometer dimulai dari Kufah, Irak sedangkan rute Basara dilalui jamaah sejauh 1.200 kilometer dari kota Basara Irak. Kedua rute ini memiliki jalur paralel melalui jazirah Arab dariutara dan bertemu di Um Kharman, sebuah tempat yang dikenal sebagai Awtas, terletak di Aqeeq, utara Taif. Awtas juga dikenal sebagai pintu gerbang timur Makkah.

Pemerintah Saudi telah mendirikan tempat pemberhentian (stasiun) sepanjang dua rute bagi jamaah yang akan beristirahat. Terdapat kolam dan air minum.

Sejarawan Jalaludin al Suyouti dan Saad al Rasyid dalam bukunya menyebutkan stasiun ini didirikan sejak Khalifah al Mahdi al Abbasi di tahun 161 Hijriyah. Pada jalur Zubaida terdapat 27 stasiun.

Studi arkeologi menunjukkan bangunan yang dibangun sepanjang di dua jalur tersebut mengikuti desain arsitektur Islam. Bangunan ini memiliki dinding kuat cermi arsitektur Islam di masa itu. Kolam diuat bentuk persegi, persegi panjang dan melingkar. Kanal juga dibangun untuk membawa air dari lembah ke kolam. Kolam ini dikenal dengan kolam Zubaida, Kharaba dan Bareeka. Sedangkan jamaah haji biasa mengambil miqat dan mengenakan ihram di Dat Al erq.

Rute haji Basara biasanaya melewati timur laut Saudi, termasuk Wadi al Batin dan melintasi padang pasir Dahnaa untuk mencapai Qassim. Setelah itu jalannya sejajar dengan rute Zubaidah dan bertemu di Awtas, kira-kira 16 kilometer dari miqat Dat Al Erq berjarak 92 kilometer dari utara Makkah.

Raja Abdul Aziz berusaha menyediakan fasilitas dan layanan yang dibutuhkan bagi tamu Allah. Begitu juga dengan anak-anaknya sebagai penerus.

Gubernur Makkah Pangeran Khaled al Faisal berencana untuk mengembangkan Miqat Dat Al erq. Proyek ini diperkirakan menghabiskan biaya sekitar 99 juta riyal.

Daerah yang dikembangkan seluas 25 ribu meter persegi. Masjid akan dibangun dengan daya tampung 27 ribu jamaah, 450 toilet, sistem pengeringan air hujan, tangki penyimpanan air dan parkir untuk 600 mobil di samping kompleks pertokoan, perumahan untuk imam dan muazin.n Ratna Ajeng Tejomukti

Redaktur : Muhammad Subarkah
Reporter : Ratna Ajeng Tejomukti
Sumber : saudigazette.com

Kunjungi Halaman Asli

Limbah Mengelilingi Masjid Sanabil di Jeddah Corniche | ihram.co.id

Sabtu , 27 Januari 2018, 06:17 WIB


saudigazette.com

Masjid Sanabil di Jeddah Corniche.

IHRAM.CO.ID, JEDDAH — Masjid Sanabil di Jeddah Corniche dikelilingi oleh limbah, sehingga menyebabkan masalah yang tak terhitung jumlahnya. Para peziarah umrah dan warga telah menyatakan kesedihan mereka atas kondisi menyedihkan masjid tersebut.

Apalagi akibat pencemaran lingkungan pihak kotamadya, Perusahaan Air Nasional, dan Kementerian Urusan Islam menyatakan pihak yang bertanggung jawab.

Seperti dilansir Saudigazette.com, mereka mendesak pihak berwenang untuk menemukan solusi cepat untuk masalah tersebut. Inikarena kondisi masjid tersebut memberi kesan buruk kepada pengunjung dan wisatawan tentang kota Jeddah Jeddah.

“Sangat disayangkan bahwa pemerintah kota Jeddah tidak melakukan tindakan apapun. Apalagi permukaan limbah di sekitar masjid sudah ada beberapa hari yang lalu,” kata Nasser Al-Saeedi, satu peziarah yang sering mengunjungi masjid tersebut.

photo

Kemegahan Masjid Sanabil Jeddah Chorniche.

Belakangan, orang memasuki masjid dengan susah payah karena dikelilingi oleh kotoran. “Kami tidak tahu siapa yang bertanggung jawab membebaskan dari masalah in. Apakah itu Perusahaan Air Nasional, Kotamadya, atau Kementerian Urusan Islam,” tambahnya. “Yang kita butuhkan adalah mengakhiri masalah buruk ini secepat mungkin,” katanya.

Ahmed Ali, penduduk daerah lainnya, meminta solusi drastis untuk masalah limbah di sekitar Masjid Sanabil. Apalagi sudah menarik perhatian banyak wisatawan dan turis setiap hari.

“Para peziarah merasa sulit mencapai masjid karena adanya limbah itu,” kata Ali kepada Okaz / Saudi Gazette seraya meminga segera menyelesaikan masalah ini.

photo

Limbah yang mencemari Sekitar Masjid Sanabil di Jeddah Chroniche.

Seorang peizarah asal Saudi, Khaled Al-Yaseri mengatakan, keberadaan limbah di sekitar masjid akan mempengaruhi sisi spiritualitas masjid. Dia meminta Kementerian Urusan Islam untuk segera mengambil tindakan untuk mengakhiri masalah tersebut.

“Peziarah disambut dengan bau busuk yang berasal dari limbah. Mereka tidak dapat berkonsentrasi pada ibadahnya karena bau menjijikkan ini,” tambahnya.

Redaktur : Muhammad Subarkah
Sumber : saudigazette.com

Kunjungi Halaman Asli

Melihat Pabrik Kiswah dan Museum Makkah. | ihram.co.id

Ahad , 28 January 2018, 06:33 WIB


saudigazette.com

Tempat belanja di Makkah.

IHRAM.CO.ID, Pengunjung ke Makkah memiliki beberapa tempat pemberhentian yang bisa mereka kunjungi dimana mereka bisa belajar tentang harta karun dan sejarah kota tersuci Islam. Selain mengunjungi Masjidil Haram, ada banyak situs keagamaan dan warisan yang ditawarkan melalui Jabal Omar Development Company untuk tamu mereka.

photo

Suasana pabrik kiswah

Salah satu lokasi tersebut adalah pabrik dimana kiswah Ka’bah dibuat. Kiswah dijahit dengan tangan oleh pengrajin terampil yang menggunakan kain beludru putih hitam untuk menambahkan garis ayat Alquran dan prasasti suci beserta benang perak dan emas.

Pengunjung juga dapat menuju ke pusat pameran khusus tentang sejarah Dua Masjid Suci di mana harta karun dan artefak Mekkah dan Madinah itu ditampilkan. Apalagi tempat pameran ini telah menyimpan berbagai benda dan bangunan yang telah berabad-abad serta pernah pula menjadi bagian dari kota-kota suci.

photo

Pengrajain mengerjakan kain kiswah.

Setelah berkeliling pabrik dan pameran, pengunjung dapat beristirahat dengan bersantap di puluhan restoran yang populer di kalangan penduduk lokal dan peziarah dari luar negeri.Lokasi itu dekat pasar terkenal Mekah, di mana suvenir dan barang koleksi dapat dibeli.

photo

Koleksi pintu Ka’bah.

Redaktur : Muhammad Subarkah

Kunjungi Halaman Asli

Gugatan Jamaah Abu Tours Dikabulkan Pengadilan Niaga | ihram.co.id

Kamis , 05 April 2018, 16:27 WIB

Antara/Nova Wahyudi

Penyidik Subdit 1 Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel melakukan penggeladahan kantor Abu Tours cabang Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (27/2).

IHRAM.CO.ID, MAKASSAR — Gugatan jamaah Abu Tours dalam sidang PKPU di Pengadilan Niaga Makassar, Sulawesi Selatan akhirnya dikabulkan majelis hakim pengadilan setempat. “Menetapkan PT Amanah Bersama Umat atau Abu Tours untuk mengembalikan atau memberangkatkan jamaah dengan batas waktu pertama selama 45 hari. Dengan ini ditunjuk kurator sebagai pengurus PKPU,” ucap Ketua Majelis Hakim, Budiansyah di pengadilan Niaga Makassar, Kamis (5/4).

Kurator yang dimaksud majelis hakim yakni Tasman Gultom akan bertugas sebagai tim pengurus PKPU PT Abu Tours dan travel. Jika dalam 45 hari Abu Tours tidak mampu mengembalikan dana jamaah, maka pihak tergugat Abu Tour masih diberikan waktu 270 hari.

Bila dalam waktu tersebut tidak bisa mengembalikan dana jamaah ataupun utang-utangnya, maka konsekwensinya adalah dipailitkan perusahaan dimaksud. Berdasarkan informasi diperoleh, ada sembilan agen dengan jumlah 1.282 jamaah yang menggugat secara perdata kepada PT Abu Tours termasuk pemiliknya Hamzah Mamba dan istrinya. Dari dana yang dituntut jamaah untuk dikembalikan sebesar Rp 18,2 miliar lebih yang merupakan biaya jatuh tempo.

Penasehat Hukum jamaah Ridwan Bakar usai disidang memberikan apreasiasi atas putusan itu dengan memberikan tenggak waktu 45 hari untuk membayar utang jamaah yang gagal berangkat umrah.

“Putusan ini tidak hanya berlaku bagi perusahaan, tetapi pemiliknya Hamsah Mamba beserta istriya Nursyariah Mansyur. Kami berharap kreditur segera mendaftarkan tagihannya,” papar dia kepada wartawan.

Menurutnya, tuntutan tersebut sesuai dengan aturan PKPU, sehingga setelah putusan ini dibacakan, maka kreditur berhak mendaftarkan tagihan serta wajib mendaftarkan proposal perdamaian untuk ditawarkan sehingga ada kesepakatan nantinya.

Mengenai proposal perdamaian ditawarkan tersebut, ada dua opsi yakni memberangkatkan jamaah dengan jadwal pasti dan kedua mengembalikan seluruh uang jamaah. Meski putusan ini bersifat sementara, lanjut Ridwan, tetap Abu Tours akan menerima konsekuensi akan dipailitkan apabila waktu yang diberikan paling lama 270 hari tidak membayar utangnya kepada jamaah.

Selain itu, pihaknya mempersilakan jamaah yang gagal berangkat untuk mengajukan tuntutan sama kepada pengadilan niaga serta pengadilan setempat diminta membuka posko pengaduan terkait persoalan ini. Seorang jamaah, Irma, usai sidang tersebut merasa sedikit lega, tapi tetap berharap agar putusan majelis hakim dipatuhi PT Abu Tours. Dirinya mengaku, telah membayar Rp 22 juta, namun gagal diberangkatkan.

“Saya sudah dijanji-janji akan diberangkankan Februari tahun ini, tapi hanya janji. Untuk itu saya tetap meminta uang saya kembali setelah putusan ini,” ujar dia.

Bahkan tidak hanya jamaah, ada juga satu vendor penyedian jasa tiket menggugat Abu Tours dengan dana Rp 2,6 miliar yang digelapkan perusahaan tersebut. Sedangkan penasehat hukum Abu Tours diwakili pengacaranya Eflin Rotua bersama Eri Edhi Satrio usai sidang malah memilih pulang lebih awal dan terkesan menghindari wartawan dan enggan menangapi putusan itu.

Redaktur : Agus Yulianto

Kunjungi Halaman Asli

Kiprah dan Karya Snouck Hurgronje Selama di Makkah | ihram.co.id

Jumat , 26 January 2018, 05:13 WIB


British musemum

Jamaah asal Aceh 1884 hasil jepretan Hurgronje.

IHRAM.CO.ID, Christiaan Snouck Hurgronje (Hurgronjr) adalah seorang ilmuwan dan penasihat Orientalis Belanda tentang ‘Urusan Asli’ kepada pemerintah kolonial Belanda. Setelah mendapatkan gelar doktornya tentang asal-usul haji pra-Islam pada tahun 1880, Hurgronje pergi ke Jeddah pada tahun 1884.

Kepergian itu Hurgonje sebenarnya bermaksud untuk pergi ke Mekah untuk mengamati haji bagi kepentinga dirinya sendiri dan pemerintah kolonial. Dia membawa serta sebuah kamera dan di konsulat Belanda di Jeddah. Di sana dia menggunakan kamera itu untuk memotret peziarah dari Jawa, Sumatra dan pulau-pulau lain di Hindia Belanda.

Kemudian pada tahun 1884 dia dikatakan telah masuk Islam dan diizinkan pergi ke Makkah. Sementara di Makkah, dia membuat studi tentang kebiasaan orang-orang Makkah dan jamaah ‘Jawa-Asia Tenggara’ yang menetap di Mekah.

photo

Keterangan foto: Jepretan Socuk Hurgonje tahun 1884.

Sayangnya, sebelum dia bisa menyaksikan ibadah haji, dia dikecam pemerintah Ottoman sebagai penipu. Dia harus meninggalkan Makkah dengan tiba-tiba meninggalkan kameranya sehingga.Kamera itu kemudian b digunakan oleh Sayyid Abd al-Ghaffar, dokter yang selama ini telah dilatih Hurgronje.

Perlu diketahui, Al-Sayyid ‘Abd al-Ghaffar adalah seorang dokter dan dokter mata dari Makkah yang kemudian melanjutkan studi kedokteran gigi. Dia bertemu dengan Snouck Hurgronje di Jeddah dan menjamunya selama berada di Makkah.

Dia juga sudah bereksperimen dengan fotografi dan Snouck Hurgronje, yang merasa gugup saat mengambil foto di Makkah itu sendiri hingga kemudian meminta bantuannya. Dokter tersebut juga memberi Snouck Hurgronje kebebasan menjalankan studionya, yang terletak di kawasan Jiyad di Makkah.

Dalam pengantar volume pertama Bilder-Atlas zu Mekka (1888) Snouck menyebutkan Al-Sayyid ‘Abd al-Ghaffar’ sebagai seorang Arab yang dilatih oleh saya dalam fotografi’. Dan dia memang tidak mengkreditnya dengan foto-foto tertentu dan baru kemudian ditemukan banyak foto di Snouck.

photo

Keterangan foto: Jepretan Hurgoje ketika tinggaldi Makkah 1884.

****
Sekembalinya dari Makkah, Snouck Hurgoje mulai mengerjakan terbitannya: dua bahasa berbahasa Jerman. Karya tentang Makkah ke luar pada tahun 1888-9. Dan sebagai iringan karya ini, dia menerbitkan sejumlah persembahan karya yang berjudul : Bilder-Atlas zu Mekka, yang keluar Pada tahun 1888.

Satu tahun kemudian, seri kedua muncul dengan judul Bilder aus Mekka (1889). Buku Bilder Atlas-zu Mekka (1888) berisi 75 halaman yang longgar, termasuk foto-foto penduduk Makkah dan Jeddah, gubernur Utsmaniyah Hijaz Othman Pasha, keluarga penting Mekah termasuk anak-anak penjaga suaka, Bani Shayba, dan peziarah dari seluruh dunia Islam.

Dan begitualah foto seorang kelompok staf Konsuler Belanda di Jeddah pada tahun 1884 itu. Dia adalah Christian Sounck Hurgronje.

photo

Keterangan foto: Christiaan Snouck Hurgronje adalah pemuda yang berdiri di sebelah kanan, mengenakan kemeja putih

Redaktur : Muhammad Subarkah
Sumber : British museum

Kunjungi Halaman Asli

Atap Masjid Nabawi Siap Menampung 10.000 Jamaah Itikaf | ihram.co.id

Selasa , 03 April 2018, 12:04 WIB


saudigazette.com

Di bulan Ramadhan 2018 atap Masjid Nabawi akan dipakai sebagai tempat Itikaf.

MADINAH – Pengaturan sedang dibuat di Masjid Nabawi di Madinah untuk mengakomodasi 10.000 jamaah yang berniat untuk melakukan Itikaf (pengasingan dan tinggal di masjid dengan niat beribadah) selama bulan Ramadhan. Tahun ini di bulan suci Ramadhan, yang jatuh tempo pada pertengahan Mei, Mu’takif (mereka yang mengamati Itikaf) akan diizinkan untuk melakukannya hanya di atap Masjid Nabawi. Pangeran Faisal Bin Salman selaku Emir Madinah dan ketua Komite Haji di Madinah, telah menyetujui rekomendasi komite untuk membuat pengaturan di atap Masjid Nabawi untuk Itikaf dan mengalokasikan lantai dasar masjid untuk shalat saja. Memimpin rapat komite di Madinah, Pangeran Faisal menekankan pentingnya bekerja untuk mengatasi ketidaknyamanan yang disebabkan oleh beberapa pengunjung yang mengambil barang-barang pribadi di dalam Masjid Nabawi dan menempatkan mereka di tempat yang tidak pantas yang melanggar pedoman mengenai Itikaf. Emir telah menginstruksikan bahwa tim kerja dibentuk untuk mengembangkan mekanisme terpadu untuk mengatur proses pendaftaran jamaah yang berniat untuk melakukan Itikaf di Masjid Nabawi. Sebelumnya, Presidensi untuk Urusan Dua Masjid Suci telah meluncurkan fasilitas pendaftaran online untuk calon jamaah yang berniat untuk melakukan Itikaf di Masjidil Haram di Makkah. Ruang bawah tanah area ekspansi Raja Fahd diperuntukkan bagi Itikaf. Itikaf adalah praktik Islam yang terdiri dari periode melakukan renungan spiritual di sebuah masjid terutama selama 10 hari terakhir Ramadhan dan itu adalah sunnah (tradisi) Nabi Muhammad SAW.
Redaktur : Muhammad Subarkah
Sumber : saudi gazette

Kunjungi Halaman Asli

Gagal Berangkatkan Jamaah ke Saudi, Izin PPIU Bisa Dicabut | ihram.co.id

Selasa , 03 April 2018, 14:15 WIB


kemenag.go.id

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim menegaskan, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang gagal memberangkatkan jemaahnya ke Arab Saudi akan dikenakan sanksi pencabutan izin. Hal ini ditegaskan Arfi menyusul masih adanya travel atau PPIU yang jamaahnya terkendala keberangkatan umrahnya ke Arab Saudi.

“Pasal 25 PMA 8 tahun 2018 tegas mengatur kewajiban PPIU memastikan masa tinggal jamaah di Arab saudi sesuai masa berlaku visa. Semantara pasal 25 mengatur, PPIU dilarang menelantarkan jamaah umrah yang mengakibatkan jamaah gagal berangkat ke Arab Saudi, melanggar masa berlaku visa, serta terancam dan keselamatannya,” kata Arfi di Jakarta, Selasa (03/04).

“Pasal 41 huruf (3) menyebut bahwa PPIU yang melanggar ketentuan pasal 24 dan 25 dikenakan sanksi pencabutan izin penyelenggaraan,” sambungnya.

Menurut Arfi, sanksi pencabutan izin juga akan diberikan kepada PPIU yang meminjamkan legalitas perizinan umrahnya kepada pihak lain untuk menyelenggarakan perjalanan ibadah umrah.

Selain pencabutan, PMA 8/2018 juga mengatur sanksi pembekuan izin. Sanksi ini diberikan jika PPIU melakukan pengulangan atas pelanggaran yang berakibat pada sanksi peringatan tertulis. Sejumlah pelanggaran itu antara lain: tidak melaporkan perubahan pemilik saham, membuka kantor cabang tanpa pengesahan Kanwil Kemenag setempat, menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Umrah (BPIU) di bawah harga referensi tanpa melaporkan secara tertulis kepada Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU).

“Kemenag dalam waktu dekat akan menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang harga referensi umrah. Diperkirakan harga referensi umrah ini berada pada kisaran Rp 20 juta,” ujar Arfi.

“Jika terkena sanksi pembekuan atau pencabutan izin, PPIU wajib mengembalikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Umrah kepada jamaah,” tandasnya.

Redaktur : Agus Yulianto
Sumber : kemenag.go.id

Kunjungi Halaman Asli

Jamaah Umrah dan Haji Qatar Terombang-ambing | ihram.co.id

Selasa , 03 April 2018, 17:23 WIB

Mast Irham/EPA

Jamaah haji tiba di terminal bandara internasional King Abdulaziz Jeddah, Saudi Arabia, 27 August 2017. Sekitar 2,6 juta jamaah haji dari berbagai negara akan melaksanakan ibadah haji tahun ini.

IHRAM.CO.ID, DOHA — Qatar masih belum mendapat kepastian terkait izin pelaksanaan ibadah umrah dan haji dari pemerintah Arab Saudi. Blokade bagi penduduk Qatar kemungkinan berlanjut hingga bulan Ramadhan.

Dilansir Albawaba, Selasa (3/4), hingga saat ini penduduk Muslim Qatar masih tidak tahu prosedur yang harus dilalui untuk melaksanakan umrah. Pemerintah Saudi belum menginformasikan apa pun soal akses ke kota suci Makkah.

Pelaksanaan haji pun masih belum diketahui pemberitaannya. National Human Rights Committee (NHRC) telah mengeluarkan pernyataan terkait kesulitan yang dihadapi penduduk Qatar yang ingin pergi ke Saudi.

Pelaksanaan umrah dan haji masih terombang-ambing. NHRC menyesalkan otoritas Saudi yang melarang hak Muslim untuk melakukan ritual keagamaan. Dalam pernyataannya, NHRC mendesak kompetensi dan profesionalisme negeri kaya minyak ini.

“Agar tidak menggunakan ibadah sebagai alat politik dan melanggar hak asasi manusia yang tertuang dalam konvensi,” katanya.

Hingga saat ini, Saudi masih menerapkan blokade darat dan laut terhadap Qatar. Sebanyak 95 persen perjalanan umrah pada 2017 terpaksa dibatalkan tanpa penggantian oleh otoritas Saudi. Hal ini disampaikan asosiasi travel haji dan umrah Qatar.

Pada Qatar Tribune, sejumlah biro travel yang menawarkan paket umrah dari Qatar ke Saudi juga tidak bisa melanjutkan bisnisnya. Mereka tidak bisa mengamankan visa travel bagi jamaah.

“Ini karena Kedutaan Besar Saudi di Qatar tutup,” katanya.

Sebuah agen travel mengatakan mereka juga tidak bisa menawarkan rute alternatif ke sana melalui negara lain seperti Oman dan Kuwait. Ini karena jamaah masih tidak bisa memperoleh visa masuk jika merupakan warga Qatar. Menurut laporan terbaru, pemerintah Saudi memblokir pendaftaran elektronik untuk jamaah Qatar dari seluruh negara di dunia.

Laporan tersebut mengindikasikan otoritas Saudi telah membekukan semua jalur komunikasi dengan Qatar khususnya Kementerian Awqaf dan Urusan Islam. Kedutaan dan Konsulat di Qatar juga tutup sehingga prosedur umrah haji tidak ada titik terang.

Redaktur : Ani Nursalikah
Reporter : Lida Puspaningtyas

Kunjungi Halaman Asli

Berbagai Usulan Tangani Travel Bodong Beredar di DPR RI | ihram.co.id

Selasa , 03 April 2018, 18:53 WIB

Republika/Edi Yusuf

Aksi unjuk jamaah umrah yang merasa terkena penipuan. (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA — Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Diah Pitaloka mengatakan, saat ini, berbagai usulan untuk menangani travel bodong, beredar di DPR RI. Setidaknya ada tiga usulan, yaitu membentuk Panitia Khusus (Pansus) bergulir di Komisi III DPR RI dari berbagai fraksi. Membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF), serta ada usulan agar cukup dengan Panitia Kerja (Panja) di Komisi VIII DPR RI.

“Memang saat ini Komisi VIII DPR RI sedang konsen di Panja. Tapi, ada usulan agar dibentuk Pansus, dan juga Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF),” kata Pitaloka, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (3/4).

Meski demikian, dia mengakui, usulan Pansus ini belum menjadi keputusan politik, baru sebatas usulan. Namun, Pitaloka menegaskan, kasus travel bodong harus segera dituntaskan, agar tidak ada lagi yang menjadi korban travel nakal.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan kasus travel bodong ini seperti fenomena gunung es. “Apalagi tiap waktu aduan dari masyarakat korban travel nakal terus bermunculan,” kata Politikus PDI Perjuangan.

Selain itu, fraksinya mengusulkan, kalau ada penggantian dana jamaah korban travel nakal, maka itu harus prioritas. Memang secara normatif, yang menjadi prioritas adalah pajak dulu. Namun pada kasus ini, dia meminta agar pengganti dana masyarakat menjadi nomor satu. Hal itu dilakukan agar jangan sampai dana-dana yang tersisa digelapkan lagi.

Redaktur : Agus Yulianto
Reporter : Ali Mansur

Kunjungi Halaman Asli

Jamaah Telantar, DPR RI Minta Kemenag Segera Bergerak | ihram.co.id

Selasa , 03 April 2018, 18:33 WIB


DPR RI

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyoroti kasus ratusan calon jamaah umrah asal Sumatera Barat yang terlantar di Kuala Lumpur, Malaysia. Bahkan masih belum jelas kapan mereka diberangkatkan ke Tanah Suci oleh biro perjalanan umrah PT Bumi Minang Pertiwi (BMP). Oleh karena itu, Bamsoet meminta Komisi VIII DPR RI mendorong Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat untuk menangani ini.

“Menugaskan tim khusus yang telah dibentuk untuk segera mengusut tuntas dan menindak tegas serta mencari solusi terkait kasus terlantarnya ratusan calon jemaah umrah di Malaysia,” pinta Politikus Partai Golkar, dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (3/6).

Selanjutnya, Komisi VIII DPR RI juga harus mendorong Kemenag berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk segera melakukan upaya pemulangan para calon jamaah umrah yang tertahan di Malaysia. Kemudian membuat data biro perjalanan umrah dan haji secara digital.

photo

Kepulangan jamaah umrah travel BMP.

Hal itu, kata Bamsoet, untuk memudahkan kontrol terhadap kegiatan dan pengelolaan biro perjalanan haji. “Baik masalah perizinan khusus dan jadwal pelaksanaan kegiatan serta kuota yang diberikan oleh Kemenag kepada biro perjalanan sesuai dengan Peraturan Menteri Agama nomor 8 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah,” ujarnya.

Bamsoet mengatakan, Komisi VIII DPR RI agar mendorong Kemenag untuk segera membuka layanan aduan terkait masalah travel bodong. Mengingat banyaknya kasus yang merugikan calon jamaah akibat pengelolaan biro perjalanan haji dan umrah yang buruk. Kemudian meminta Kemenag untuk mencabut izin operasi dan mem-blacklist.

“Tidak memberi izin untuk mendirikan lagi biro-biro perjalanan yang melakukan pelanggaran terhadap pelaksanaan ibadah haji dan umrah, serta mengumumkan kepada seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Bamsoet.

Redaktur : Agus Yulianto
Reporter : Ali Mansur

Kunjungi Halaman Asli