Persyaratan Lengkap Menjadi Petugas Kesehatan Haji Indonesia

Kami sampaikan persyaratan apabila seorang petugas kesehatan ingin mendaftar sebagai petugas kesehatan haji Indonesia.
Semua petugas kesehatan indonesia yang beragama Islam, pasti ingin pergi ke Tanah Suci, inilah kesempatan mereka untuk mewujudkannya, dengan menjadi Petugas Kesehatan Haji Indonesia. Seluruh proses rekrutmen PKHI dilakukan secara online oleh Puskeshaji yang merupakan salah satu departemen di bawah Kementerian Kesehatan RI. Bila ingin mendaftar, silahkan ikuti link berikut

Kali ini saya akan menyampaikan salah satu bagian dari lampiran penjelasan Permenkes no. 25 Tahun 2013. Salah satunya berisi persyaratan menjadi Tenaga Kesehatan Haji Indonesia. Sebelum sobat petugas mendaftar, alangkah baiknya menyimak syarat-syarat menjadi petugas kesehatan haji Indonesia berikut ini :

A. Persyaratan Umum

  1. Warga Negara Indonesia yang beragama Islam;

  2. Pegawai Negeri (PNS/TNI/POLRI) atau pegawai tetap di Rumah Sakit/Klinik swasta;

  3. Bagi pendaftar yang bekerja di rumah sakit/klinik swasta, melampirkan surat izin operasional rumah sakit/klinik swasta;

  4. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan Ijazah;

  5. Berusia maksimal 55 tahun;

  6. Berbadan sehat dan khusus wanita tidak dalam keadaan hamil, berdasarkan hasil medical check up.

  7. Berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 2 tahun pada tempat yang sama dan dibuktikan dengan Surat Keputusan penempatan atau Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT), dan surat pernyataan pengalaman bekerja dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi;

  8. Mendapat persetujuan secara tertulis dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi;

  9. Mendapat persetujuan secara tertulis dari suami;

  10. Pasangan suami/istri tidak boleh mengajukan lamaran pada musim haji yang sama;

  11. Bersedia tidak menjadi penyerta suami/istri, orang tua dan/atau mertua baik sebagai petugas maupun jamaah haji;

  12. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan sesuai kebutuhan operasional;

  13. Tidak sedang terlibat dalam proses hukum;

B. Persyaratan Khusus

1. Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) : terdiri dari satu dokter dan dua perawat

a. Dokter, dengan persyaratan sebagai berikut:

  1. Memiliki sertifikat kegawat daruratan medik (ATLS, ACLS, AT CLS, ALS, GELS);
  2. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan Surat Tanda Registrasi (STR);
  3. Memiliki Surat Izin Praktik (SIP);
  4. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi;
  5. Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word, MS Excel dan Internet.

b. Perawat, dengan persyaratan sebagai berikut:

  1. Pendidikan minimal Sekolah Perawat Kesehatan (SPK);
  2. Memiliki sertifikat kegawat daruratan keperawatan (BTLS, BCLS, BTCLS, BLS, PPGD, Emergency Nursing);
  3. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan STR;
  4. Memiliki Surat Izin Praktik (SIP) atau Surat Izin Kerja (SIK) yang masih berlaku;
  5. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.
  6. Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word, MS Excel dan Internet.

2. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Bidang Kesehatan

a. Tim Manajerial, terdiri dari:

1) Kepala Bidang, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Laki-laki;
  • Struktural di Kementerian Kesehatan diutamakan setingkat eselon II;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH.

2) Sekretaris, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Struktural di Kementerian Kesehatan;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.

3) Kasie Sanitasi dan Surveilans, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Struktural di institusi kesehatan;
  • Dokter atau sarjana di bidang kesehatan lingkungan/ epidemiologi;
  • Mempunyai pengalaman dan bekerja di bidang sanitasi atau epidemiologi;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.

4) Kasie Bidang Farmasi dan Perbekalan Kesehatan, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Struktural di Kementerian Kesehatan;
  • Apoteker;
  • Mempunyai pengalaman dan bekerja di bidang kefarmasian;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.

5) Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP), dengan persyaratan sebagai berikut :

  • PNS yang bekerja di lingkungan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan;
  • Berpengalaman dalam administrasi keuangan;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data.

B. PPIH yang berkedudukan di Daerah Kerja, terdiri dari:
1) Kasie Kesehatan, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Laki-laki;
  • Dokter yang bekerja di lingkungan Kementerian Kesehatan atau TNI/POLRI;
  • Mempunyai pengalaman manajemen/atau fungsional;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, internet dan aplikasi pengolah data;

2) Koordinator Administrasi Pelayanan Kesehatan, dengan persyaratan sebagai berikut :

  • PNS yang bekerja di lingkungan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan;
  • Berpengalaman dalam administrasi keuangan;
  • Pernah bertugas dan memiliki pengalaman sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel dan Internet.

3) Kasubsie BPHI Daker, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Dokter umum dengan S2 Kesehatan atau dokter spesialis;
  • Khusus untuk Daker Makkah, diutamakan yang pernah bertugas sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

4) Penanggung Jawab Pelayanan Medik, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Dokter spesialis;
  • Mempunyai kemampuan manajerial di bidang pelayanan medik;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan yang pernah bertugas sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

5) Penanggung Jawab Keperawatan, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah S1 Keperawatan;
  • Mempunyai kemampuan manajerial di bidang keperawatan;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan yang pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

6) Penanggung jawab Penunjang Medik, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Dokter;
  • Mempunyai kemampuan manajerial di bidang penunjang medik;
  • Khusus Daker Makkah diutamakan yang pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

7) Dokter BPHI Daker, terdiri dari:

  • Dokter umum;
  • Dokter gigi;
  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, penyakit dalam, paru, syaraf, kesehatan jiwa, dan bedah; Dengan persyaratan sebagai berikut:

a) Bertugas di sarana pelayanan kesehatan;
b) Khusus dokter umum diutamakan yang bertugas di bagian ICU/ IGD;
c) Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
d) Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

8) Tenaga Keperawatan BPHI Daker, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah DIII Keperawatan;
  • Diutamakan yang bertugas di unit pelayanan keperawatan RS;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi

9) Analis Kesehatan, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah DIII Analis Kesehatan;
  • Bekerja di instalasi laboratorium.

10) Radiografer, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah DIII Radiologi;
  • Bekerja di instalasi radiologi RS.

11) Rekam Medik, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah DIII Rekam Medis;
  • Bekerja di Unit Rekam Medik RS;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel.

12) Teknisi Elektromedik, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah DIII Teknik elektromedik;
  • Bekerja di unit pelayanan elektromedik RS.

13) Nutrisionis dan Dietisian, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah DIII Gizi;
  • Bekerja sebagai tenaga gizi di Rumah Sakit.

14) Kasubsie Perbekkes, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Apoteker;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

15) Penanggung jawab Depo dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Apoteker;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi rumah sakit dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

16) Penanggung jawab Apotek dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah Apoteker;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

17) Staf Apotek dengan Persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah DIII Farmasi;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH.
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

18) Anggota Depo Farmasi dan Perbekalan kesehatan, dengan persyaratan khusus sebagai berikut:

  • Minimal berijazah DIII Farmasi;
  • Diutamakan bekerja di Instalasi farmasi RS dan/atau apotek;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH;
  • Mahir menggunakan komputer dengan program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

19) Kasubsie Sanitasi-Surveilans (Sansur), dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Berijazah S1/S2 kesehatan masyarakat dengan peminatan kesehatan lingkungan/epidemiologi;
  • Diutamakan bekerja dalam bidang sanitasi dan/atau surveilans epidemiologi;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel, dan internet;
  • Khusus Daker Makkah, diutamakan sudah pernah bertugas sebagai PPIH.

20) Staf Sansur, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah S1 Kesehatan Masyarakat;
  • Diutamakan bekerja dalam bidang sanitasi dan/atau surveilans epidemiologi;
  • Mahir mengoperasikan komputer program MS Word, MS Excel, dan internet.

21) Petugas Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Bidang Kesehatan, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Minimal berijazah DIII komputer;
  • Mahir mengoperasikan sistem jaringan komputer;
  • Berpengalaman minimal 1 tahun dalam pengelolaan Siskohatkes, dibuktikan dari surat keterangan pimpinan Institusi;

C. PPIH yang berkedudukan di Sektor, terdiri dari:

1) Wakil Ketua Sektor, dengan persyaratan sebagai berikut:

  • Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah atau penyakit dalam atau paru atau khusus dokter umum diutamakan yang bekerja di instalasi gawat darurat/ICU di rumah sakit;
  • Di utamakan sudah pernah bertugas sebagai PKHI/Jemaah Haji;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word dan MS Excel;
  • Mempunyai kemampuan manajerial dan/atau fungsional;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

2) Staf Sektor, terdiri dari dan dengan persyaratan sebagai berikut:

a) Dokter umum:

  • Diutamakan yang bertugas di bagian ICU/IGD;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi;

b) Dokter spesialis penyakit dalam atau paru:

  • Diutamakan yang bertugas di rumah sakit;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi;

c) Tenaga Keperawatan:

  • Minimal berijazah DIII Keperawatan;
  • diutamakan yang bertugas di unit pelayanan keperawatan rumah sakit;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

d) Kefarmasian dan Perbekalan Kesehatan:

  • Minimal berijazah DIII farmasi;
  • Diutamakan yang berpengalaman dan bekerja di instalasi farmasi dan/atau apotek;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word dan MS Excel;
  • Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi.

e) Sansur:

  • Minimal berijazah S1 Kesehatan Masyarakat;
  • Diutamakan yang berpengalaman dalam bidang sanitasi dan/atau surveilans epidemiologi;
  • Mahir menggunakan komputer program MS Word, MS Excel dan Internet.

Lengkap sudah, itulah formasi Petugas Kesehatan Haji Indonesia versi Lengkap. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, bahwa setiap profesi yang ingin menjadi TKHI harus mendapat rekomendasi dari organisasi profesi. Boleh tidak daftar saat ini, tapi kalau ingin bisa menjadi petugas kesehatan haji Indonesia, maka wajib daftar ya… Dokter = IDI, Perawat = PPNI

About Syaifuddin Zuhri 133 Articles
Seorang muslim, praktisi medis di sebuah rumah sakit provinsi, lulusan fakultas kedokteran Undip, alumni TKHI 2015 SUB 25

61 Comments

  1. Admin.. saya mau tanya, saya dokter gigi berkeinginan ikut sebagai tenaga kesehatan BPHI daker apa saja ya syarat2nya? Ohya kalo boleh tau itu penempatan daker nya utk daerah di wilayah mana saja? Saya kemarin sudah bikin akun online utk mendaftar,bagaimanakah peluang saya dapat diterima krn saya belum ada pengalaman ditempatkan sbg petugas PKHI? Besar keinginan saya utk bisa ikut berangkat bareng jemaah haji tahun 2017 ini hehe smoga,, Tks

  2. Saya daftar PKHI utk tahun 2017. Sudah membuat akut, mengambil nomor pendaftaran, pengisian e-filling, dan mengikuti tes potensi 2 kali. Saat hari terakhir (batas) untuk pengambilan nomor registrasi, sy kesulitan upload dokumen-dokumen yang harus di scan dan dicompress dulu. Akhirnya 5 menit sebelum penutupan sy coba ambil no registrasi, tp ternyata belum bisa, ada tulisan, “Pengambilan no registrasi belum dapat dilakukan, anda belum upload dokumen…, …, & … Dokumen sy sebenarnya sudah ada semua/lengkap, tp yang lama adalah sy harus scan dan compress itu. Akhirnya upload dokumen saya selesaikan malam itu juga, selesai hanya jarak beberapa menit dg batas waktu penutupan utk pengambilan no registrasi tsb. Akhirnya saya tidak dapat mengambil no registrasi. Apakah saya masih bisa masuk ke seleksi berikutnya? Terima kasih

  3. saya bekerja di rumah sakit daerah selama 3 tahun setatus saya pegawai blud,,, apakah saya bisa mendaftar dan bagai mana di pengisian di status kepegawayan.. apakah swasta atau bagai mana

  4. Assalamualaikum wr. wb…
    admin yang terhormat, sebelumnya mohon maaf… saya ingin bertanya. saya lulusan s1 akuntansi memang tidak ada lowongan untuk s1 akuntansi. Sekarang saya bekerja sebagai tenaga pegawai tidak tetap di sebuah Madrasah Tsanawiyah negeri sebagai staff tata usaha. Apakah bisa saya mendaftar sebagai petugas dengan ijazah SMK?
    terima kasih atas penjelasannya. Wassalamualaikum wr. wb

    • Wa’alaikumsalam wr wb, mungkin untuk formasi temus (tenaga musiman) bisa. Namun kami tidak bisa menjamin keberhasilan, krn kami diluar kepanitiaan rekrutmen

  5. Assalamualaikum Wr Wb… Mohon penjelasan untuk upload file Izin Operasional di E-Filing..
    Dimana format Izin Operasional didapatkan…?

    • Wa’alaikumsalam wr wb, izin operasional rumah sakit/klinik biasanya sudah ada ketika pertama kali mendirikan klinik/RS, dikeluarkan oleh Dinkes Kota/Kab. Semua RS/Klinik harus mempunyai itu

  6. Assalamualaikum . P. Admin. Adakah pelatihan /seminar/simposium yang diadakan di Jawa tengah bulan Nopember

  7. mohon bantuan, saya sudah membuat akun sejak 2 tahun yg lalu. tetapi tidak ada balasan di email. kemudian sy membuat lagi tetapi tidak bisa dengan keterangan NIK sudah terdaftar. akhirnya saya mengikuti instruksi untuk mengirim email ke NaRekrutmenPKHI@gmail.com dgn judul : 35241xxxx tidak menerima email balasan akun, tetapi masih juga tidak mendapat balasan email.
    apa yang harus saya lakukan?

      • sudah 3x pak admin…
        sy runut di email sy barusan tgl 22 mei dan hari ini sy meng email lagi…
        apakah tidak ada nomer telp selain email yang bisa di hubungi?

        • Sepertinya tidak ada nomor telpon yang bisa dihubungi, satu2nya jalur memang lewat email. Penyebab lamanya respon kami juga tidak mengetahui krn kami diluar kepanitian

  8. Mau tanya… saya sdh bekerja di dinkes 6 tahun… s1 saya komputer dan s2 saya sistem infomasi manajemen kesehatan… bisa tdk ya daftar sebagai PPIH siskohatkes… saya tdk punya STR… SIP… dan rekomendasi organisasi profesi… takutnya jika e filling tidak lengkap di upload data yg lain tdk bisa di save database… sehingga tdk bisa mendaftar atau klik laman “daftar sebagai pkhi”…

    Kemudian pada isian upload di e filing apakah surat izin instansi dan surat pengalaman kerja, surat penetapan petugas pkhi, surat registrasi online bisa menyusul di upload… setelah lulus… makasih

    • Sistem rekrutmen menggunakan sistem penerimaan sesuai formasi yg dibutuhkan, adapun syarat2nya, sudah dijelaskan di atas. Bila memang formasinya ada, dan memenuhi persyaratan, silahkan mendaftar dan melengkapi persyaratannya. Dari awal, peminat harus memilih formasi yg ingin dilamar. STR, SIP dan rekom organisasi hanya untuk formasi tertentu, Mohon dibaca lagi agar tidak ditanyakan.

    • Untuk PPIH siskohatkes, silahkan dicoba untuk mendaftar, lengkapi persyaratannya. E-Filling nanti akan menyesuaikan jenis formasinya, kalau formasinya tidak mempersyaratkan SIP, STR dll maka tidak akan diminta saat pengisian. Silahkan coba mendaftar, semoga Allah mempermudah bagi anda

  9. saya perawat pns sudah 8 thn,selama 7 tahun penempatan di puskesmas & baru 1 thn ditempatkan Di RSUD. apakah bisa mendaftar TKHI ?

  10. Enter your comment here…mau tanya..apakah test toefel merupakan syarat mutlak untuk daftar tkhi?brapa score minimal yg diminta?

    • Untuk tahun2 sebelum ini, sertifikat toefl merupakan berkas pendukung, jd boleh ada boleh tidak, namun bila ada akan mendapat nilai plus tersendiri. Tidak ada score minimal yg disyaratkan. Apabila nanti kami dapat info lbh lanjut akan sampaikan melalui website ini. Karena kami bukan panitia rekrutmen, jd kami terbatas dlm memberikan informasi

    • UNTUK MENDOWNLOAD FORMAT FORMULIR SEPERTI PENGALAMA KERJA, SURAT IJIN DARI SUAMI DLL KEMANA Y? TRMKSH

  11. Aslmk
    Untuk daftar pkhi 2017 udah bisa belum ya? Soalnya saya sudah coba daftar tapi gak bisa
    Trmkasih

  12. ASSALAMU’Ă„LAIKUM..SAYA ADA IJAZAH SPK DAN DIII KEBIDANAN,JUGA SUDAH PNS 10 TAHUN,KIRA – KIRA BS TIDAK DAFTAR?TERIMA KASIH..

    • Wa’alaikumsalam, untuk formasi perawat mungkin bisa, krn persyaratan minimal SPK, namun apakah bisa mendapat rekom dari PPNI (Mau apa tidak mengeluarkan), punya sertifikat kegawatdaruratan keperawatan, punya STR Perawat dan Izin dari atasan (Dinas Kesehatan/Direktur RS) dan persyaratan lain seperti yg disebutkan di atas?
      PNS saat ini bukan lagi syarat menjadi Petugas Kesehatan Haji Indonesia, bahkan skrg dari swasta mulai banyak yg lolos sbg Petugas Kesehatan Haji Indonesia/TKHI.
      Silahkan baca artikel berikut ini http://kesehatanhaji.com/2016/04/celah-bidan-agar-bisa-menjadi-petugas-kesehatan-haji/

  13. Assalamualaikum.. Mau ty untuk apoteker haruskah punya sertifikat PPGD atau semacamnya? Untuk sertifikat pernah mengikuti seminar or pelatihan tentang kesehatan haji suatu syarat tidak? Tksh.

    • Wa’alaikumsalam, silahkan dibaca ulang persyaratan diatas. Ada persyaratan umum (dipenuhi semua formasih) dan khusus (dipenuhi formasi tertentu).

        • InsyaAllah tidak perlu, mengenai kelengkapan dokumen ini nanti akan di minta melakukan konfimasi saat pengisian data atau E-Filling. Silahkan melakukan pendaftaran dahulu dan mengikuti setiap langkah proses rekrutmennya.

    • Prinsipnya semua “formasi yang dibutuhkan” bisa mendaftar dan mendapatkan nomor Akun, masalah dokumen akan diselesaikan saat melengkapi data setelah memperoleh nomor Akun. Daftar saja, sebagai pengalaman kalau tahun depan ikut lagi. Bagaimana sih tes potensinya dan lain-lain.

        • Tidak ada batasan, bahkan ada yg berkali-kalo gagal, ada pula yang tiap tahun berhasil berangkat. Silahkan mendaftar tiap tahun, kalau dapat izin dari atasan dan memenuhi persyaratan yang lain

    • Assalamu’alaikum…saya skm lulusan 2005..peminatan gizi kesmas tetapi di ijazah tidak disebutkan peminatan tersebut jadi skm nya general. saat ini bekerja di rs pemerintah dg tugas jabatan sebagai analis kesehatan ibu dan anak. penempatan di rs sebagai staff pelayanan medik terutama pengumpulan dan analis data rs. Mohon masukan formasi apakah yang bisa saya lamar ya?…apakah bisa saya melamar sebagai staff sansur dengan ketrampilan ms. word dan ms.excel,
      Jazakumullah bi khoir

      • Wa’alaikumsalam, Skm untuk formasi sansur bisa, silahkan dicoba. Yg terpenting ada izin dari atasan, kalau di RS mungkin juga direktur RS.

  14. Bagaimana cara saya bisa mengetahui informasi bahwa saya dari 2 th yg lalu sampai Nov 2016 ini sdh coba daftar no akun tdk bisa muncul saya berminat menjadi petugas haji

  15. Assalamualaikum….
    Kalau yg sudah tidak bekerja di rs swasta atau klinik swasta tetapi sudah buka peraktik perawat mandiri
    Mengapa tidak bisa ya…
    Padahal pengalaman sudah banyak?…
    Mhn penverahan..
    Yerima kasih..

    • Wa’alaikumsalam, karena memang dalam permenkes No 25 tahun 2013 demikian, mungkin ada pertimbangan khusus mengapa kemenkes membuat peraturan demikian

    • Untuk profesi bidan sudah tidak bisa, namun untuk SKM masih bisa untuk sebagai PPIH Kesehatan formasi staf Sansur, coba dibaca lagi persyaratan di atas

        • Bisa, namun sulit, karena dilihat juga persyaratan dokumen lainnya. Bila syarat ke-1 bisa, tapi bagaimana dg syarat ke-2 sampai ke-6 ? Lihat persyaratan perawat sebagai tenaga TKHI di atas

    • Wa’alaikumsalam wr wb, disana tidak disebutkan tidak bisa, saya kira asal dapat memenuhi persyaratannya masih tetap bs ikut. Kendala yg akan ditemui adalah berkenaan dg persyratan umum, izin operasional rs dll, juga terkait dg rekomendasi PPNI, coba dicermati lg persyaratan nya. Namun memang di utamakan dari instansi rumah sakit/puskesmas/klinik/rumah sakit swasta

Kami bukan PANITIA REKRUTMEN, terima kasih telah menyesuaikan pertanyaan/komentar