Penjelasan Tentang Umrah

Kesehatanhaji.com

Pengertian Umrah

Umrah ialah berkunjung ke Baitullah untuk melakukan thawaf, sa’i, dan bercukur demi mengharap ridha Allah Swt. Hukum Umrah Hukum umrah wajib sekali seumur hidup. Umrah dilakukan dengan niat berihram dari miqat, kemudian thawaf, sa’i, dan diakhiri dengan memotong rambut/bercukur (tahallul umrah) dan dilaksanakan dengan berurutan (tertib).
Umrah terbagi menjadi 2 (dua), umrah wajib dan umrah sunat.


Umrah wajib
1). Umrah yang pertama kali dilaksanakan disebut juga umratul Islam.
2). Umrah yang karena nazar.

Umrah sunat ialah umrah yang dilaksanakan setelah umrah wajib baik yang kedua kali dan seterusnya dan bukan karena nazar.

Waktu Mengerjakan Umrah

Umrah dapat dilaksanakan kapan saja, kecuali ada beberapa waktu yang dimakruhkan melaksanakan umrah bagi jama’ah haji, yaitu pada saat jemaah haji wukuf di Padang Arafat pada hari Arafah, hari Nahr (10 Dzulhijjah) dan hari-hari Tasyriq.

Syarat Umrah
1). Islam
2). Baligh (dewasa)
3). Aqil (berakal sehat)
4). Merdeka (bukan hamba sahaya)
5). Istitha’ah (mampu)

Bila tidak terpenuhi syarat ini, maka gugurlah kewajiban umrah seseorang.

Rukun umrah
1). Ihram (niat)
2). Thawaf
3). Sa’i
4). Cukur
5). Tertib (melaksanakan ketentuan manasik sesuai aturan yang ada).

Rukun umrah tidak dapat ditinggalkan. Bila tidak terpenuhi, maka umrahnya tidak sah.

Wajib umrah ialah berihram dari Miqat. Apabila dilanggar maka ibadah umrahnya tetap sah tetapi harus membayar dam.

Miqat makani untuk umrah bagi jemaah haji:
1). Jama’ah haji yang tiba di Madinah gelombang I adalah di Bir Ali (Dzulhulaifah).
2) Jama’ah haji gelombang II adalah di atas Yalamlam/Bandar Udara King Abdul Aziz Jeddah.
3) Jama’ah haji yang sudah berada di Makkah ialah : Ji’ranah, Tan’im, Hudaibiyah, dan tanah halal lainnya.

Tahallul Umrah
Tahallul umrah adalah keadaan seseorang yang telah dihalalkan (dibolehkan) melakukan perbuatan yang sebelumnya dilarang selama berihram umrah ditandai dengan mencukur rambut.

Hikmah Umrah
Sebagaimana yang telah dijelaskan terdahulu bahwa ibadah umrah merupakan kewajiban tersendiri yang dibebankan kepada setiap Umat Islam yang mampu (isthitha’ah).

Adapun hikmah yang dapat diraih dalam pelaksanaan umrah ini adalah ridho Allah subhanahuwata’ala dan ampunan-Nya sebagaimana di dalam sabda Rasulullah shallalhu’alaihi wasallam :

Artinya: “Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw. bersabda: Antara satu ibadah umrah dengan umrah yang lain merupakan penghapus dosa dari dosa dan kesalahan yang diperbuat di antaranya.” (Mutafaq ’Alaih).

Sumber : Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah (Kementrian Agama RI)

About Syaifuddin Zuhri 134 Articles
Seorang muslim, praktisi medis di sebuah rumah sakit provinsi, lulusan fakultas kedokteran Undip, alumni TKHI 2015 SUB 25

Be the first to comment

Kami bukan PANITIA REKRUTMEN, terima kasih telah menyesuaikan pertanyaan/komentar