Kejadian Luar Biasa di Kloter : Apa yang harus dilakukan?

Kesehatanhaji.com – Kejadian luar biasa atau KLB terkadang memang tidak bisa dihindari pada saat pelayanan haji di Arab Saudi, hal ini karena banyak hal, bisa karena keletihan, gizi yang kurang, strees dan kondisi hygine yang buruk.
Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan sebagai petugas kesehatan kloter :

  1. Mengatasi KLB yang terjadi
  2. Lapor ke Sektor
  3. Investigasi bersama sansur
  4. Mengamankan makanan yang dicurigai menyebabkan KLB

Mari kita bahas satu persatu :

1. Mengatasi KLB yang terjadi

Apabila ada kejadian yang mengarah ke KLB maka sebisa mungkin petugas kesehatan tetap melakukan pelayanan kesehatan terhadap jama’ah haji di pemondokan. Hal ini untuk mencegah perluasan KLB kepada jama’ah haji yang lain. Selain melakukan pengobatan, petugas kesehatan wajib untuk melakukan edukasi kepada jama’ah haji mengenai pencegahan agar tidak tertular penyakit yang berpotensi KLB tersebut.

2. Lapor ke Sektor

Kegiatan koordinasi dengan petugas kesehatan di Arab Saudi atau PPIH Arab Saudi menjadi sangat vital peranannya. Koordinasi ini membantu petugas kesehatan kloter untuk mendapatkan bantuan tenaga dan analisis penyebab KLB di kloter. Biasanya petugas sansur akan melakukan investigasi kepada kloter tergantung jenis penyakit yang saat itu terjadi KLB di Kloter. KLB yang terjadi kalau bisa tertangani oleh petugas kesehatan Indonesia, jangan sampai ke Pemerintah Saudi, karena bisa saja akan dilakukan pengkarantinaan pemondokan.

3. Investigasi bersama sansur

Merupakan hal yang wajib dilakukan oleh petugas kesehatan haji Indonesia saat terjadi KLB, yaitu melakukan investigasi ke lapangan (kloter). Hal ini berguna untuk mencari penyebab penyebaran KLB di tingkat Kloter dan untuk mengatasi KLB yang sedang terjadi.

4. Mengamankan makanan yang dicurigai penyebab KLB

Apabila kasusnya adalah diare, maka hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengamankan makanan yang dicurigai sebagai penyebab diare tersebut dan menghimbau kepada jama’ah haji yang lain untuk tidak mengkonsumsi makanan yang sama dengan makanan tersebut.

Kondisi lingkungan, pola makan, dan pola hidup ditambah faktor demografi saat pelaksanaan ibadah haji merupakan faktor penting dalam penularan penyakit infeksi maupun penyakit non infeksi yang bisa mengakibatkan KLB. Sebagai calon petugas kesehatan haji Indonesia, harus mengetahui bagaimana prosedur penanganan KLB saat di Arab Saudi, agar jama’ah yang di dampinginya sehat walafiyat dan mabrur insyaAllah.

About Syaifuddin Zuhri 134 Articles
Seorang muslim, praktisi medis di sebuah rumah sakit provinsi, lulusan fakultas kedokteran Undip, alumni TKHI 2015 SUB 25

Be the first to comment

Kami bukan PANITIA REKRUTMEN, terima kasih telah menyesuaikan pertanyaan/komentar