Ta’ limatul Hajj : Muassasah (Penyelenggara Haji), Maktab dan Naqobah di Arab Saudi

Kesehatanhaji.com – Perundang-undangan yang ada merupakan pijakan dalam melaksanakan tugas negara, hal ini terkait dengan peraturan penyelenggaraan ibadah haji yang telah ditetapkan sebagai pedoman dalam pelaksanaan pelayanan, pembinaan dan perlindungan kepada jamaah haji baik yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia maupun oleh Pemerintah Arab Saudi.
Ta`limatul Hajj ini terdiri diri beberapa Bab dan dimasing-masing Bab memuat Undang – Undang dan penjelasan serta pasal –pasal

Bab I : UU RI tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Imigrasi Pada

Bab II : KMA RI tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh

Bab III : Keputusan Ditjen Haji dan Umroh

BAB IV

  1. Petunjuk pelaksanaan dan Struktur Organisasi Haji

  2. Waktu kedatangan dan kepulangan jamaah haji dari luar Arab Saudi

  3. Biaya pelayanan dan angkutan

  4. Misi – misi Haji

  5. Kewajiban – kewajiban Muassasah untuk jamaah haji

  6. Kewajiban – kewajiban Naqobah

  7. Prasyarat Kedatangan Jamaah Haji

  8. Peraturan – Peraturan umum

  9. Peraturan pemondokan jamaah haji dan petunjuk pelaksanaannya

  10. Penjelasan Kementerian dalam Negeri Arab Saudi

  11. Alamat dan nomor telepon penting Muasasah. Peraturan Pemerintah Arab Saudi tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Lanjutan

PENGERTIAN AL WIZARAH

Kementerian Haji Lembaga resmi negara yang bertanggung jawab dalam perhajian (dengan perwakilan di Mekkah, Madinah, Jeddah, Riyadh, Masya`ir dan dipintu-pintu gerbang kedatangan dengan berbagai panitianya. Nama-nama lembaga dan instansi

Muassasah – Muassasah pelayanan haji terdiri dari :

  • Muassasah Thawwafah

    Muassasah Thawwafah di Mekkah adalah Sebuah Badan yang khusus melayani jamaah haji yang datang dari luar kerajaan Arab Saudi dengan tugas pokok menyediakan pelayanan akomodasi yang layak selama jamaah haji berada di Mekkah dan Masya`ir

  • Muassasah Adilla

    Muassasah Adilla di Madinah dengan tugas pokok menyambut para peziarah masjid Rasululloh SAW 

  • Maktab Wukala

    Maktab Wukala (Kantor Perwakilan) tugasnya menyambut kedatangan jamaah haji dipintu–pintu gerbang yang telah ditetapkan dan menerima paspor-paspor mereka

  • Maktab Zamazimah

Maktab Zamazimah adalah instansi yang punya tugas menyediakan air zam – zam kepada para jamaah haji

Kewajiban – kewajiban Muassasah Thawwafah dan Adilla :

  1. Menyiapkan Mursyid pada setiap bus
  2. Menyambut kedatangan jamaah haji dan diantar sampai kepemondokan
  3. Menyambut dan menjamu jamaah haji
  4. Membantu jamaah yang belum dapat pemondokan berikut barang – barang bawaan
  5. Mengangkut jamaah dengan sarana angkutan berikut barang-barangnya
  6. Mengawasi kenyamanan jamaah
  7. Menganjurkan tentang kebersihan dan memelihara lingkungan Lanjut
  8. Mengadakan koordinasi dengan Naqobah (Penyedia Angkutan/Bus)
  9. Memberikan kartu tanda pengenal
  10. Memeriksa keberadaan paspor jamaah
  11. Memonitor kondisi jamaah
  12. Menginformasikan kepada jamaah tentang keberadaan petugas di pos-pos bila ada jamaah yang tersesat
  13. Melaporkan kepada pihak keamanana bila terjadi hal – hal sebagai berikut:
  • Jama’ah tersesat setelah lewat 24 jam
  • Jama’ah terlambat diberangkatkan pada saat waktu pemulangan yang telah ditentukan
  • Jama’ah kehilangan barang
  • Jamaah kecopetan atau kerampokan

 

Kewajiban – Kewajiban Muassasah Thawwafah di Masya`ir  :

  1. Seluruh Muassasah Thawwafah bertangung jawab mendirikan dan mempersiapkan kemah-kemah yang layak sesuai dengan jumlah jamaah haji
  2. Bertugas berada pada pos-pos pelayanan dan pos – pos jamaah sesat dengan pengawasan Kementerian Haji
  3. Saat jamaah bertolak dari Mekkah menuju Arafah dan Mina, pelayanan Haji (Maktab-Maktab) harus meyertakan seorang wakilnya di tiap-tiap bus yang mengangkut jamaah
  4. Setiap Muassasah harus memasang papan nama di setiap maktab di Mekkah, Madinah, Masya`ir dan pada pintu-pintu masuk perkemahan di Arafah dan Mina dengan warna khusus
  5. Ada petugas khusus untuk memantau kondisi jamaah haji rawat inap di RS
  6. Jamaah haji yang wafat dapat diproses pemakamannya berdasarkan surat pernyataan yang dibuat oleh Muassasah atau Maktab

Kewajiban-kewajiban Maktab Wukala :

  1. Menyambut dan menerima kedatangan jamaah haji dipintu-pintu gerbang kedatangan
  2. Menyerahkan paspor-paspor jamaah haji sebelum jamaah haji naik kedalam bus untuk diberangkatkan ke Makkah atau Madinah
  3. Mempersiapkan tenaga – tenaga angkut yang memadai di pintu gerbang kedatangan udara, laut maupun darat
  4. Memfasilitasi transportasi jamaah haji dengan naqobah dalam pengadaan bus-bus ke Makkah atau madinah
  5. Jika ada jamaah yang sakit segera melaporkan ke klinik terdekat

Kewajiban – kewajiban Maktab Zamazimah :

  1. Memberikan air zam-zam kepada jamaah haji di pusat – pusat pengawasan pemberangkatan jamaah haji
  2. Mengemas air zam-zam dengan tabung khusus untuk didinginkan dan dibawa ke Masya`ir (pada hari arafah dan hari-hari tasyrik di Mina)
  3. Para petugas hendaknya dikontrol tentang pendistribusian air zam-zam baik di pos-pos pelayanan dan pemondokan agar tercipta pelayanan yang optimal
Bus-bus yang mengangkut jama’ah haji – arminarekaperdana

Kewajiban-kewajiban Naqobah :

  1. Menjamin transportasi jamaah haji sebagai imbalan dari biaya yang telah mereka bayar
  2. Menyediakan kendaraan yang sesuai dengan ketentuan yang ada
  3. Menyediakan pengemudi yang memadai dan terlatih, terutama mengenai jalan dan jurusan
  4. Menyediakan sarana dan prasarana untuk jamaah haji agar nyaman dalam perjalanan (tas untuk paspor jamaah, sabuk pengaman)
  5. Disiapkan peta bagi pengemudi
  6. Dilarang menugaskan para pengemudi yang suka ugal- ugalan demi keselamatan para jamaah
  7. Setiap bus disediakan kotak P3K
  8. Dilarang mengangkut barang-barang diatas bus yang melebihi kapasitas
  9. Harus membayar ganti rugi bila ada barang atau tas yang jatuh dan hilang dengan ketentuan denda minimal SR 200 maksimal SR 1500.
About Syaifuddin Zuhri 133 Articles
Seorang muslim, praktisi medis di sebuah rumah sakit provinsi, lulusan fakultas kedokteran Undip, alumni TKHI 2015 SUB 25

Be the first to comment

Kami bukan PANITIA REKRUTMEN, terima kasih telah menyesuaikan pertanyaan/komentar