TKHI bolehkah Berhaji

Bolehkan tkhi berhaji

Tim Kesehatan Haji Indonesia adalah tenaga kesehatan yang ditempatkan di kloter sebagai satu kesatuan Tim kloter. Tim Kloter sendiri terdiri dari Tim Kemenag dan Tim Kesehatan. Tim Kesehatan terdiri dari seorang dokter dan 2 perawat serta biasanya ada satu tim kesehatan haji daerah atau TKHD, kalaupun tidak ada pun tidak apa-apa.

Tim ini nanti yang akan memberikan pelayanan di kloter masing – masing. Dalam menjalankan tugasnya, tim kloter selalu mendampingi jama’ah haji kemanapun mereka pergi, baik saat beribadah, saat ziarah maupun saat di pemondokan. Oleh karena kondisi tersebut, maka apabila sebagai tim kesehatan haji Indonesia memungkinkan untuk melakukan ibadah haji.

Biasanya tim kesehatan kloter akan disusun dengan formasi petugas yang sudah pernah berhaji dan petugas yang belum pernah berhaji, agar ada kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji bagi petugas kesehatan yang belum berhaji. Selain itu adanya petugas kesehatan yang sudah pernah bertugas akan mempermudah pelayanan haji selama di Arab Saudi. Pengetahuan tentang keadaan lapangan sangat penting, karena itu biasanya petugas kesehatan haji ada yang merupakan petugas yang direkrut dari bekas petugas kesehatan haji tahun-tahun yang lalu.

 

Baca juga : Persyaratan menjadi Petugas kesehatan haji Indonesia

 

Pada tahun 2015 lalu, tim kesehatan haji Indonesia yang tidak pernah atau belum pernah berhaji tidak dilarang untuk melakukan ibadah haji, asalkan tetap fokus pada pelayanan kesehatan jemaah haji. Sesibuk apapun tim kesehatan haji Indonesia, mereka harus tetap melayani jemaah haji Indonesia selama di Arab Saudi, baik dalam keadaan ibadah maupun tidak beribadah.

Pada rekrutmen tahun 2016 ini, peminat tim kesehatan haji Indonesia atau TKHI dihadapkan pada dua pilihan, yaitu : fokus melayani jama’ah haji saja tanpa berhaji atau fokus melayani jama’ah haji namun tetap melakukan ibadah haji.

Saya pribadi menyarankan untuk teman-teman yang belum berhaji untuk melakukan haji dan fokus terhadap pelayanan, sedang teman-teman yang telah melakukan ibadah haji harus secara legowo untuk mengalah untuk tidak melakukan ibadah haji dan mengutamakan pelayanan jama’ah, serta memberikan kesempatan kepada anggota tim kesehatan haji Indonesia yang lain untuk melakukan ibadah haji.

 

Apakah Nanti akan Mempengaruhi kelulusan sebagai TKHI? Jika menulis akan tetap berhaji pada saat pendaftaran

 

Insya Allah tidak akan mempengaruhi kelulusan sebagai tim kesehatan haji Indonesia. Bila Allah sudah memanggil, maka Dia akan mempermudah jalan kita untuk menjadi petugas kesehatan haji Indonesia.

 

Ibadah haji itu wajibnya cuma sekali, yang kedua dan seterusnya adalah sunnah. Bahkan Nabi Muhammad shallallu’alaihi wasallam hanya berhaji satu kali yaitu pada saat haji wada’. Oleh karena itu, saya sarankan kalau kondisi tidak memungkinkan maka tidak berhaji tidak apa-apa, pahala melayani jemaah haji insyaAllah sama dengan pahala berhaji-nya jemaah haji.

 

Mabrurnya petugas kesehatan haji Indonesia adalah ketika jemaah yang dilayani sehat dan dapat beribadah dengan baik.

 

Jadi ketika ditanya apakah boleh tim kesehatan haji Indonesia berhaji, insyaAllah boleh, bahkan dianjurkan untuk berhaji bagi yang belum berhaji. Mengingat daftar antrian pergi haji sangat panjang, bertahun-tahun. Jangan pernah menyerah untuk mengulang do’a. Mencoba dan mencoba untuk menjadi petugas kesehatan haji Indonesia. Mengulang do’a ibarat mengayuh sepeda, semakin lama akan semakin jauh jarak yang kita tempuh, itulah pahala yang akan diberikan oleh Allah subhanahuwata’ala.

Allah tidak menilai hasil yang akan diperoleh, tapi Dia menilai proses yang sudah kita tempuh untuk menuju kepada-Nya

Bila Allah menilai hasil, maka banyak orang sakit yang akhirnya meninggal akan gagal masuk surga-Nya (karena hasil ihtiar nya gagal). Namun Allah menilai proses untuk mencari kesembuhan, kesabarannya, dengan jalan yang syar’i yang dituntunkan oleh Allah ta’ala.

Bila gagal, coba lagi tahun depan, gagal lagi coba lagi, dengan tetap berprasangka baik kepada Allah. Kayuh sepedamu menuju keridhoanNya.

About Syaifuddin Zuhri 133 Articles
Seorang muslim, praktisi medis di sebuah rumah sakit provinsi, lulusan fakultas kedokteran Undip, alumni TKHI 2015 SUB 25

Be the first to comment

Kami bukan PANITIA REKRUTMEN, terima kasih telah menyesuaikan pertanyaan/komentar